Fireproofing

Fireproofing Proteksi Kebakaran
Fireproofing Proteksi Kebakaran

Saat ini setiap bangunan maupun gedung wajib dilengkapi dengan fireproofing. Apa itu fireproofing? Salah satu bahan pelindung sebuah struktur bangunan seperti baja, besi, beton yang berperan untuk menahan api kebakaran selama beberapa waktu sekaligus sebagai upaya mencegah perubahan bentuk pada struktur bangunan saat terkena api merupakan definisi dari fireproofing.

Fireproofing termasuk ke dalam tindakan pemadaman kebakaran pasif serta bagian dari fire protection. Bagaimana cara kerja dari fireproofing? Cara kerja fire proofing sendiri yakni dengan menahan paparan panas api dengan temperature dan dalam durasi waktu tertentu. Perlu di ketahui bahwa fire proofing bukan berperan untuk memadamkan api melainkan berperan lebih untuk melindungi struktur bangunan supaya tidak rusak ketika terkena api selain itu dapat meminimalisir bentuk kerugian akibat terjadinya peristiwa kebakaran.

Aplikasi Material Fireproofing
Aplikasi Material Fireproofing

Area Kerja Fire proofing

Fire proofing umumnya di aplikasikan pada struktur atau bagian bangunan seperti besi, beton dan baja dengan metode spray. Selain itu, fire proofing metode spray ini menggunakan alat khusus yang bernama mortar spraying machine.

Berikut area-area yang dapat diaplikasikan fire proofing :

  1. Firewall : umumnya metode ini di gunakan untuk memisah bangunan supaya menciptakan unit-unit kecil untuk membatasi serta menunda penyebaran api dari satu bagian ke bagian berikutnya. Lalu, dinding api kemudian memanjang sepanjang bangunan dari fondasi hingga atap.
  2. Fireblocking : pada konstruksi rangka kayu, kancing ataupun balok membuat celah dalam partisi lantai atau dinding. Tujuan pengaplikasian fireblocks di lakukan secara internal karena untuk membagi area ini menjadi interval yang lebih kecil.
  3. Area lapisan beton pada terowongan lalu lintas
  4. Baja structural untuk menjaga di bawah suhu kritis ca. 540 derajat
  5. Sirkuit listrik : Untuk area sirkuit listrik  agar tetap beroperasi suhu wajib terjaga dari kritis di bawah 140 derajat.
  6. Jembatan pipa pada pabrik kimia atau kilang minyak yang bertujuan menjaga baja struktural di bawah suhu kritis ca. 540 derajat
  7. Partisi dan penghalang api : mempunyai kesamaan dengan dinding api dalam operasi, akan tetapi terdapat keterbatasan ketinggian pada satu lantai.

Jenis-Jenis Fireproofing

Menurut jenis materialnya :

  • Pertama, Cementitios based material (Bahan dasar materialnya dari semen, jenis ini sebagai material yang paling banyak digunakan)
  • Kedua, Non cementitious based material or ablative materials
  • Ketiga, Insulation based material

Baca juga artikel : Apa itu Firestop ?

Material Fireproofing
Material Fire proofing
Biaya Jasa Pemasangan Fire proofing

Untuk biaya jasa aplikator pemasangan fire proofing kisarannya mulai dari Rp 350.000,-/m2 (exc. material).

Apabila ingin berkonsultasi dengan tim ahli kami, KLIK DI SINI atau dapat melalui email kami ke alphatunasmandiri@gmail.com.


Temukan Kami di sosial media :